Revitalisasi analisis kohati terhadap isu keperempuanan dalam gerakan perempuan

Siti Dila Fadillah 
Cabang Serang 
Revitalisasi analisis kohati terhadap isu keperempuanan dalam gerakan perempuan

Pada hari Kamis 6 Agustus 2021, pada acara LKK(Latihan Khusus Kohati) ketua umum kohati PB HMI menyampaikan materi mengenai Revitalisasi analisis kohati terhadap isu keperempuanan dalam gerakan perempuan. Kata revitalisasi memiliki arti menghidupkan kembali yg pernah hidup. Perempuan mempunyai peran penting dalam perkembangan peradaban. Dalam konteks judul ini membahas mengenai menghidupkan kembali peran kohati terhadap adanya isu-isu keperempuanan baik dalam isu kekerasan, gender dsb. 
Gerakan perempuan bermulanpada abad ke-20. Salah satu contoh kemerdekaan perempuan adalah diterimanya amandemen ke-19. organisasi perempuan pertama di Indonesia adalah putri Mahardika yg ada pada tahun 1912. 

Dalam pergerakan perempuan ada yg harus di perhatikan mengenai isu2 keperempuanan. Berikut adalah contoh isu penting mengenai perempuan 
-komnas perempuan(memperjuangkan kekerasan terhadap perempuan) 
-arus pelangi
-jala PRT(menyoroti isu-isu TKI/TKW)
-mingran care
-koalisi perempuan Indonesia (untuk keadilan dan demokrasi) 
Kohati harus memiliki peran Dan dituntut untuk Dapat membuat gerakan-gerakan yg dapat Membangun dan memecahkan permasalahan mengenai isu2 keperempuanan yang ada.